belajar ikhlasAssalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh 🙂

salam terindah untuk Rasul Muhammad saw tercinta.
salam indah untuk sahabat2 hebatku semua yang telah Allah persatukan dalam indahnya iman dan islam.

Bismillahirrahmanirrahim..

.

Sebenarnya ini adalah pengalaman pribadi aja. semoga bermanfaat. to the point aja ya… lagi ga punya banyak kosa kata yang mau ditulis.

Senin, 25 Januari 2010, hari pertama FRS online dibuka untuk mahasiswa ITS di semester genap ini. semuanya berjalan normal2 saja. kampus memang belum terlalu ramai pagi itu.

Di sela-sela kesepianku karena belum bnyak teman yang dateng, aku makan di kanting dengan lauk seadanya. singkat cerita, saat aku makan, ada kucing yang mendekat dan sepertinya kelaparan. Spontan sih aku kasih krupuk yang ada di tanyan kananku. Setelah memberi itu aku sempat tertegun dengan pikiran yang ada di otakku saat itu.

Sebenarnya ini adalah bentuk dari sedekah manusia kepada makhlukNya yang lain. Hm… tapi salah satu syarat diterimanya sedekah adalah diniatkan ikhlas karena Allah. Maka, apakah sedekah yang kulakukan ini telah memenuhi syarat itu??

Pernah kita memberi makan kepada hewan (kucing) yang mendekat saat kita makan dengan niat yang sebenarnya bukan ikhlas karena Allah. Ya… tidak ikhlas karena Allah. contohnya???

Contohnya ialah ketika kita memberikan sebagian makanan itu dengan tujuan agar kucing tadi menjauh dan kita bisa makan dengan tenang tanpa gangguannya. Hm…. BUKAN KARENA ALLAH.

Maka kawan beda niat saja amal kita tidak diterima. tapi di sinilah keimanan kita diuji.

Okelah kalau begitu… mari kita sama2 merubah niat kkita untuk melakukan sesuatu hanya karena Allah agar sekecil apapun hal yang kita lakukan bernilai ibadah dan memperberat timbangan amal kita kelak di Yaumul Hisab. Mulaidari yang kecil dulu asal istoqomah insya Allah akan lebih baik daripada besar namun tidak sempurna.

Mari belajar bareng 🙂

Wallahu a’lam bishshowab

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh 🙂

Advertisements