Ga ada kerjaan di kosan, akhirnya ke kampus buat cari2 info tambahan buat ngisi otak menggantikan PIKTOR2 ini.

Alhamdulillah setelah beberapa menit menyelam dan berselancar di dunia maya, aku menemukan sesuatu yang menyentuh dan memaksaku berpikir ulang tentang apa yang sudah aku lakukan di waktuku ini..

Nemu hadis (lumayan panjang) yang bunyinya seperti ini:

DARI Abu Hurairah r.a., Nabi SAW bersabda: “Tujuh golongan, Allah akan menaungi mereka pada hari yang tiada naungan melainkan naungan-Nya: Imam yang adil, pemuda yang membesar dengan beribadat kepada Allah, insan yang hatinya terpaut dengan masjid, dua insan yang berkasih sayang kerana Allah, mereka bertemu dan berpisah kerana Allah, insan yang diajak (digoda) oleh wanita yang berpangkat dan cantik lalu ia berkata: Sesungguhnya aku takutkan Allah, insan yang bersedekah dengan cara yang tersembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dibelanjakan oleh tangan kanannya, insan yang mengingati Allah secara bersunyian lalu berlinangan air matanya.”

kalo di-list jadinya kaya di bawah ini. Nah… peluang kita sebagai pemuda(i) masuk golongan yang mana ya??

1. Imam (pemimpin) yang adil.

“Setiap dari kalian adalah pemimpin, dan setiap dari kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya” (Al Hadis)

dari hadis di atas berarti siapa pun memiliki peluang untuk masuk dalam golongan ini. Termasuk kita golongan pemuda. Syaratnya adalah kita dituntut untuk menjadi Pemimpin yang adil nah ini yang yang bagi sebagian orang termasuk cukup sulit untuk dipelajari. Namun sulit bukan berarti tidak mungkin.

Kita Pemuda, mempunyai peluang untuk menjadi pemimpin lebih besar dari pada anak kecil dan orang yang lanjut usia. Maka dari itu kita harus selalu berusaha menjadi pemimpin yang adil di setiap kepemimpinan kita agar kita senantiasa mendapat ridhoNya dan berada dalam naunganNya kelak. Amin… 🙂

belajar bareng yuk … ^^

2. Pemuda yang senantiasa beribadah kepada Allah.

POINT ini secara jelas dan gamblang bin lugas menyebut kata “Pemuda”. Hal ini berarti memang dikhususkan untuk golongan umur kita. Namun ingat syaratnya!!! Pemuda yang senantiasa beribadah kepada Allah.

Ibadah bukan hanya sholat, puasa, zakat, ngaji de el el. Tapi setiap tinda tanduk kita yang kita niatkan karena Allah dan mengharap ridhonya juga ibadah. So.. kawan wahai pemuda(termasuk aku sendiri)… Jadilah Pemuda yang bertaqwa. Amin

3. Manusia yang hatinya terpaut dengan masjid.

Manusia yang ini adalah manusia yang berkeinginan untuk selalu berada di rumah Allah untuk beribadah kepadanya. Entah ibadah sholat, ngaji atau ibadah apapun yang berkaitan dengan memakmurkan masjid yang notabene adalah rumah Allah.

4. Dua orang yang berkasih sayang karena Allah, mereka bertemu dan berpisah karena Allah.

Ini juga yang sering bersinggungan dengan kehidupan kita sebagai pemuda. Sebagai manusia yang memasuki fase pemuda, tentunya kita seringkali berinteraksi dengan banyak orang, di sinilah kesempatan kita untuk memasuki golongan ini.
Jika kita berteman dan mengasihi mereka hanya mengharap keridhaan Allah dan bukan mengharap yang lain, maka kita akan termasuk golongan ini.

Sebenarnya ada lagi yang lebih PENTING, yaitu berkaitan dengan lawan jenis. Nah pemuda kan tempatnya jiwa yang sedang berkobar, termasuk masalah asmara. Di sinilah kita diuji.
Katakanlah kita mencintai lawan jenis, atas dasar apa kita mencintainya?? jika atas dasar harta mungkin kita akan mendapatkannya. Namun kita tentu akan jauh dari ridho Allah. Jika kita menyukainya karena nafsu, ini malah tambah parah. Alih2 dapat pahala malah kita dapet dosa dan berpeluang mendekati zina. Naudzubillah…

5. Insan (lelaki) yang digoda (diajak berzina) perempuan berpangkat dan cantik, ia menolak dan berkata “Sesungguhnya aku takut kepada Allah”.

Berkaitan dengan yang point sebelumnya. Ini masalah zina. Lihatlah dalam hadis itu kembali. Siapa yang menggoda?? Wanita kaya cantik dan berpangkat. ya. itulah gambaran godaan dunia. Maka kita akan benar2 diuji. Apakah kita masih mengingat Allah dan berpegang teguh pada iman kita jika dihadapkan dengan kondisi seperti itu???

6. Manusia yang bersedekah secara sembunyi2 diibaratkan tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.

Ini tema yang aku sukai (walaupun aku juga suka yang lainnya). SEDEKAH.

tahu sedekah kan?? simpel aja. Point ini menguji keikhlasan kita dalam bersedekah dan kebebasan hati dari riya’. Ngerti maksudnya kan??
Maksudnya sebisa mungkin jika kita ingin masuk golongan ini kita disyaratkan untuk sedekah secara sembunyi2, bahkan jika mungkin tangan kiri kita tidak tahu ketika tangan kanan kita sedang bersedekah. SIMPEL tapi terkadang sulit dilakukan. belajar bareng yuk ^^

7. Insan yang mengingat Allah dalam keadaan sunyi (sepi) lalu berlinang air mata.

Yang terakhir adalah mengingat Allah dikala sepi dan menangis karena mengingatnya. Wah… ini perlu hati yang lumayan bersih untuk mewujudkannya. sebenarnya kita juga sudag\h tahu bahwa saat sepi yang menungkinkan kita untuk mencapai fase ini adalah sepertiga malam terakhir. Ya.. kira2 jam setengah tiga samapi waktu subuh lah…
Hmmm kan lagi enak2nya ngorok nih… makanya terdapat kemuliaan untuk seorang Mukmin yang bangun dan mengingat Allah di kala orang2 kebanyakan sedang pulas dan bermimpi dalam tidurnya.

Hm…. cukup banyak celah kan buat kita mendapat naungan Allah di hari esok?? makanya mulai sekarang ayo bersama2 perbaiki diri menjadi manusia yang dicintai Allah dan Rasuknya. Insya Allah kita juga akan dicintai oleh makhlukNya. Amiiin.
Semoga kita termasuk dalam tujuh golongan tersebut. amiin….

Jika ada kebaikan hanya dari Allah semata dan jika ada keburukan itu dari aku. Mohon dikritik jika ada yang salah dan menyesatkan.

“Sampaikan dariku walau hanya satu ayat” (Al Hadis)


Advertisements